Loading...
DHASAM.co id - Batu Bara
Dugaan perselingkuhan sesama karyawan di lingkungan perumahan karyawan PT.PP Lonsum Dolok Estate Divisi 01 Simalungun, di kecamatan Bosar Maligas, Sumatera Utara, kian menimbulkan keresahan warga. Pasalnya, perselingkuhan tersebut diduga telah mengakibatkan seorang istri karyawan mengalami depresi dan berujung mengakhiri hidupnya di Rel kereta api pada (Sabtu, 20/09/2025).
Kondisi tersebut mendorong sejumlah warga mendatangi kantor Divisi 01/simalungun lonsum, tepatnya di Dusun/ Huta III Pondok Ulu Desa/ Nanggar Bayu untuk menyampaikan tuntutannya kepada pihak perusahaan.
"Penyampaian tuntutan kami sudah diterima dengan baik oleh pihak perusahaan, yaitu dua orang Asisten perusahaan Primanta Sembiring dan Andre didampingi Mandor 1 Horas mahita Purba. Selain itu, dari pihak pemerintah Pangulu nagori diwakili oleh Gamot huta III pondok ulu Bayu Pratomo," ungkap beberapa warga, pada Senin (29/09/2025) di pondok ulu.
Para karyawan mendesak pihak perusahaan dan pemerintah desa nanggar bayu agar mengambil tindakan tegas untuk memindah tugaskan keduanya, karena telah menimbulkan keresahan bagi warga. Para karyawan di perumahan huta III pondok ulu berharap tindakan tegas dari pihak perusahaan agar situasi di perumahan dan sekitarnya tetap kondusif dan tidak menimbulkan gejolak yang lebih besar nantinya.
Sementara menanggapi aksi dari warga, pihak perusahaan Primanta Sembiring menyampaikan bahwa pihak perusahaan belum bisa mengambil tindakkan, karena kedua pelaku tidak berbuat selingkuh saat jam kerja.
"Namun pihak perusahaan memberikan saran, bahwa kasus ini dapat dikoordinasikan oleh pemerintahan desa dan kami tinggal menunggu hasil dari pihak pemerintahan desa agar dapat kami pelajari nantinya" sebut Primanta Sembiring.
(Dharma Samosir)