Loading...
DHASAM.co id - Batu Bara
Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah/tshun 2026 Masehi, yang dirangkai dengan Kenduri Suroan, Pelantikan Dewan Pimpinan Ranting (Depiran) Pujakesuma, dan pemberian santunan kepada anak yatim di lapangan Bola Voli Dusun III Melati, Desa Suka Ramai, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara pada, Selasa (16/06/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPD Pujakesuma kabupaten Batu Bara itu mengusung tema "Melalui Semangat Kebersamaan Rukun, Raket, Rageng, dan Rumekso, Pujakesuma Batu Bara Selalu Bahagia."
Acara berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan dengan dihadiri masyarakat serta keluarga besar Pujakesuma kabupaten Batu Bara, bupati Batu Bara didampingi Asisten III Setdakab Batu Bara, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata, kepala dinas Sosial PPPA, kepala dinas Pertanian dan Perkebunan, kepala Bagian Tata Pemerintahan, Camat sei balai, Ketua DPD Pujakesuma Batu Bara, Dr. H. Hadi Suriono, S.E., M.M., beserta jajaran pengurus lainnya.
Dalam sambutannya, bupati Baharuddin Siagian menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, tradisi kenduri suroan merupakan warisan budaya yang sarat makna dan menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat kabupaten Batu Bara.
"Saya mengapresiasi kegiatan ini. Semoga Pujakesuma senantiasa guyub dan rukun sehingga dapat terus berperan strategis dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga persatuan di Kabupaten Batu Bara," ungkap bupati Baharuddin.
Atas nama pemerintah kabupaten Batu Bara, bupati Baharuddin juga menyampaikan penghargaan kepada DPD Pujakesuma Batu Bara yang telah menginisiasi kegiatan itu sebagai wadah mempererat silaturahmi dan melestarikan nilai-nilai budaya serta kebersamaan.
Momentum tahun baru Islam 1448 Hijriah, menurutnya, hendaknya menjadi sarana introspeksi diri sekaligus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
"Di tahun baru Muharam ini, saya berharap kualitas keimanan dan ketakwaan kita semakin meningkat sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih baik serta memberikan manfaat bagi sesama," sebutnya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Bupati Baharuddin menilai, semangat berbagi di bulan muharam merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama dan perlu terus ditumbuhkan di tengah masyarakat.
Dikesempatan yang sama, bupati Batu Bara menyerahkan gunungan berisi aneka sayuran dan buah-buahan kepada masyarakat. Tradisi tersebut menjadi simbol rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat, rezeki, dan keberkahan yang diberikan.
Rangkaian acara berlangsung meriah dan penuh keakraban, kemudian ditutup dengan makan kenduri bersama sebagai simbol kebersamaan, persatuan, serta eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui peringatan tahun baru Islam 1448 hijriah ini, bupati Batu Bara berharap semangat gotong royong, persaudaraan, dan kepedulian sosial dapat terus terpelihara sebagai modal penting dalam mewujudkan kabupaten Batu Bara yang maju, harmonis, dan bahagia.
(Dharma Samosir)